DAMPAK
DARI GAME ONLINE TERHADAP PRILAKU REMAJA
Saat
ini banyak sekali game online yang sedang digemari oleh para remaja,
baik game strategi seperti Perfect World atau Ragnarok, maupun game
casual
seperti Idol Street atau Getamped.
Biasanya para remaja putri lebih menyukai game casual dan para remaja putra menyukai game strategi. Keduanya memang menyenangkan karena kita dapat bertemu dengan teman-teman ataupun berkenalan dengan teman-teman lainnya dari seluruh Indonesia. Selain itu kita juga dapat berinteraksi dengan teman-teman kita yang sedang online pada saat yang bersamaan, misalnya bersalaman, toss, ataupun merangkul teman kita. Tetapi di samping semua itu, ada beberapa hal negatif yang seharsnya tidak pantas untuk kita contoh, misalnya memukul teman. Tentunya positif dan negatif dari game online kembali kepada diri kita sendiri dan bagaimana mensiasatinya.
Bahkan saat ini pun anak-anak kecil yang masih sekolah dasar ataupun sekolah menengah dapat ikut bermain. Pada usia-usia seperti ini biasanya anak-anak meniru atau mencontoh berbagai hal yang dilihatnya. Sisi negatif game online merupakan salah satu hal yang harus kita perhatikan. Bila anak-anak seusia ini meniru interaksi yang negatif dari game seperti memukul atau menendang teman, tentunya bukan hal yang baik. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengawasan dan pendidikan yang baik agar anak-anak tidak meniru hal-hal negatif tersebut. Hal ini juga seharusnya menjadi pertimbangan para penyedia game online agar interaksi yang kurang mendidik seperti ini seharusnya tidak dimasukkan ke dalam game itu sendiri.
Maka, dalam hal ini, orang tua perlu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya yang masih sekolah, terutama bila masih tingkat sekolah dasar atau menengah. Tetapi untuk para remaja, hal-hal seperti ini tentunya sudah tidak asing lagi, dan mereka pun sudah dapat mulai membedakan yang mana yang baik dan buruk dan pengawasan serta pendidikan moral masih tetap harus dilakukan oleh para orang tua, sehingga para anak dapat tetap bermain dan menyalurkan hobinya tanpa takut terkena dampak negatif dari game online tersebut.
Biasanya para remaja putri lebih menyukai game casual dan para remaja putra menyukai game strategi. Keduanya memang menyenangkan karena kita dapat bertemu dengan teman-teman ataupun berkenalan dengan teman-teman lainnya dari seluruh Indonesia. Selain itu kita juga dapat berinteraksi dengan teman-teman kita yang sedang online pada saat yang bersamaan, misalnya bersalaman, toss, ataupun merangkul teman kita. Tetapi di samping semua itu, ada beberapa hal negatif yang seharsnya tidak pantas untuk kita contoh, misalnya memukul teman. Tentunya positif dan negatif dari game online kembali kepada diri kita sendiri dan bagaimana mensiasatinya.
Bahkan saat ini pun anak-anak kecil yang masih sekolah dasar ataupun sekolah menengah dapat ikut bermain. Pada usia-usia seperti ini biasanya anak-anak meniru atau mencontoh berbagai hal yang dilihatnya. Sisi negatif game online merupakan salah satu hal yang harus kita perhatikan. Bila anak-anak seusia ini meniru interaksi yang negatif dari game seperti memukul atau menendang teman, tentunya bukan hal yang baik. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengawasan dan pendidikan yang baik agar anak-anak tidak meniru hal-hal negatif tersebut. Hal ini juga seharusnya menjadi pertimbangan para penyedia game online agar interaksi yang kurang mendidik seperti ini seharusnya tidak dimasukkan ke dalam game itu sendiri.
Maka, dalam hal ini, orang tua perlu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya yang masih sekolah, terutama bila masih tingkat sekolah dasar atau menengah. Tetapi untuk para remaja, hal-hal seperti ini tentunya sudah tidak asing lagi, dan mereka pun sudah dapat mulai membedakan yang mana yang baik dan buruk dan pengawasan serta pendidikan moral masih tetap harus dilakukan oleh para orang tua, sehingga para anak dapat tetap bermain dan menyalurkan hobinya tanpa takut terkena dampak negatif dari game online tersebut.
Apa
dampak positif game online terhadap perilaku remaja?
- Positif
Game
itu membuat orang pintar. Penelitian di Manchester University dan
Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain
game 18 jam per minggu (rata-rata 2.5 jam/hari) memiliki koordinasi
yang baik antara tangan dan mata setara dengan kemampuan atlet. Akan
tetapi lebih banyak orang yang bermain dalam waktu jauh lebih lama.
o
Meningkatkan
konsentrasi. Dr. Jo Bryce, kepala penelitian di suatu universitas di
Iggris menemukan bahwa gamer sejati punya daya konsentrasi tinggi
yang memungkinkan mereka mampu menuntaskan beberapa tugas.
o
Ketajaman
mata yang lebih cepat. Penelitian di Rochester University
mengungkapkan bahwa anak-anak yang memainkan game action secara
teratur memiliki ketajaman mata yang lebih cepat daripada mereka yang
tidak terbiasa bermain game.
o
Meningkatkan
kinerja otak dan memacu otak dalam menerima cerita. Sama halnya
dengan belajar, bermain game yang tidak berlebihan dapat meningkatkan
kinerja otak bahkan memiliki kapasitas jenuh yang lebih sedikit
dibandingkan dengan belajar dan membaca buku.
o
Meningkatkan
kemampuan membaca. Psikolog di Finland University menyatakan bahwa
video game bisa membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan baca
mereka. Jadi, keluhan soal bermain game yang dapat menurunkan budaya
membaca tidaklah beralasan.
o
Meningkatkan
kemampuan berbahasa Inggris. Riset di Indonesia membuktikan bahwa
banyak pria yang mahir bahasa Inggris di sekolah ataupun di
universitas tanpa melalui kursus adalah mereka yang suka bermain
game.
o
Membantu
bersosialisasi. Beberapa profesor di Loyola University, Chicago telah
mengadakan penelitian dan menurut mereka game online dapat
menumbuhkan interaksi sosial yang menentang stereotip gamer yang
terisolasi. friendship, brotherhood, organisasi (guild), menghadapi
conflict bersama (guild wars), managing people (jika menjadi guild
leader), kontrol emosi, politik, dsb.
o
Mengusir
stres!!! Para peneliti di Indiana University menjelaskan bahwa
bermain game dapat mengendurkan ketegangan syaraf. Jelas aja daripada
berantem mendingan berantem lewat game, darahnya bohongan, senjata
bohongan, semuanya serba bohongan, buat apa kita hidup di jaman
digital kalau tidak memanfaatkannya.
o
Memulihkan
kondisi tubuh. Dr. Mark Griffiths, psikolog di Nottingham Trent
University melakukan penelitian sejauh mana manfaat game dalam terapi
fisik.
o
Meningkatkan
kecepatan dalam mengetik, karena beberapa game online mengharuskan
player untuk mengetik ketika berkomunikasi dengan lawan bicara.
o
Melatih
kemampuan berdagang.
Banyak
juga dampak positif yang menguntungkan bagi kita. Dampak positif
tersebut dapat di ambil dari berbagai macam game yang dimainkan.
Contohnya dalam permainan Point Blank, kita secara tidak langsung di
latih bagaimana kerjasama yang baik dan pengaturan strategi yang
dibutuhkan saat berperang. Pengambilan keputusan dalam keadaan
terdesak, dan juga melatih keakuratan.
- Negatif
o
Menimbulkan
efek ketagihan, yang berakibat melalaikan kehidupan nyata. Inilah
masalah sebenarnya yang dihadapi oleh para gamer yang intinya adalah
pengendalian diri.
o
Kehidupan
real menjadi berantakan, seperti nilai pelajaran, tugas kampus,
dipecat, dsb.
o
Membuat
orang menjadi bodoh. Orang berpikir terlalu pendek karena jalan main
game yang ia mainkan. Ada salah satu kasus, seseorang membunuh
seorang sopir taksi karena orang itu menginginkan uang dari sopir
taksi itu untuk bermain game. Game kesukaannya adalah GTA. Pasti tahu
kan..?
o
Membuat
orang terisolisir dengan lingkungan sekitar. Ini adalah efek karena
terlalu seringnya bermain game sehingga lupa akan kehidupan nyatanya.
o
Mengganggu
kesehatan. Karena seseorang yang bermain game dalam waktu sangat lama
ia hanya melakukan kegiatan pasif
o
Mengakibatkan
pola makan dan tidur yang tidak teratur sehingga mudah terserang
penyakit. Jika terlalu sering akan menimbulkan pengaruh psikologis.
Menghayal dan pikiran yang selalu tertuju pada game adalah efek
negative yang ditimbulkannya. Mempengaruhi pola piker dan tingkah
laku Pemborosan, Jika game online telah menjadi candu. Karena jika
seseorang telah kecaduan, ia dapat mengorbankan apapun demi
keinginannya.
Candu
Game Online
Permainan
ini dapat mengganggu prestasi belajar. Hal ini karena permainan game
online memiliki sifat adiktif atau membawa candu. Akibatnya orang
yang sudah mengenal game online akan cenderung terpengaruh, baik
secara langsung maupun tidak.
Anak
sekolah merupakan salah satu kelompok yang terkena dampak pengaruh
game online. Hal ini disebabkan, permainan game online seringkali
menyita waktu seorang anak.
Salah
satunya waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat atau
bermain, namun anak cenderung memanfaatkannya untuk duduk di depan
komputer dan terbenam dalam permainan game online tersebut.
Akibatnya,
ketika harus belajar, fisik seorang anak sudah terkuras akibat
bermain game online. Meskipun nampaknya sekedar duduk, namun
permainan ini menguras energi karena membutuhkan konsentrasi dan
bersifat merangsang ketegangan. Akibatnya, syaraf menjadi lebih cepat
kaku dan tidak rileks.
Candu yang di alami
oleh anak – anak dan remaja ini memiliki berbagai macam dampak atau
pengaruh, mulai dari dampak positif hingga dampak negative, meskipun
dampak dari kecanduan game memiliki lebih banyak dampak negative bagi
penggunanya, game masih memiliki dampak atau pengaruh positif bagi
mereka yang hobi bermain, dampak positif yang mereka dapatkan
seperti: tingkat imajinasi mereka yang meningkat, menjauhkan mereka
dari hal – hal yang berbahaya seperti Narkoba dan pergaulan bebas,
serta dampak positif game lainnya.
Sementara itu meski memiliki dampak positif dari penggunannya, game juga memiliki dampak negative bagi mereka, seperti: menurunnya prestasi belajar mereka karena seringnya bermain game tanpa belajar yang merupakan pekerjaan pokok dan utama mereka sebagai pelajar, tingginya tingkat kemalasan bagi para pecandu game, bayangkan saja jika mereka bermain hingga larut malam sehingga mereka malas bangun pagi dan sering terlambat berangkat sekolah, lemahnya kesehatan mereka dikarenakan jarang mengkonsumsi makanan yang memiliki karbohidrat dan protein, fenomena yang terjadi pada penggemar game adalah mereka lebih suka bermain game hingga berjam – jam hingga lupa untuk makan yang mengakibatkan lemahnya kesehatan mereka, Rendahnya tingkat spiritual para pengguna game, yang mana mereka lebih sering bermain game sehingga mereka lupa untuk menjalankan ibadah yang di syari’atkan oleh agama mereka, serta dampak – dampak negatif lainnya.
Selain itu banyak game electronik yang bukan sekedar hiburan yang canggih. Memang,permainan itu menguji keterampilan dan mengurangi kebosanan. tapi bukan itu saja, game electronik dapat mempertajam refleksi, dan penelitian menunjukan bahwa bermain game elecktronik dapat meningkatkan atensi visual. ada game bahkan mengasah kemampuan otak, matematika dan membaca. dan banyak game terbaru juga menyediakan ruang obrolan berbagai topik, bahkan di sekolah itu bisa jadi bahan pembicaraan yang menarik dengan teman teman.
Nah, untuk mendapatkan dampak baik secara maksimal dan memperkecil dampak buruk dari main game, ada beberapa tips yang dapat anda lakukan, seperti di bawah ini:
1. Batasi Waktu Main Game
Kalau sudah enak main game biasanya orang lupa waktu untuk berhenti dan melakukan kegiatan berguna lain. Di awal main game tetapkan waktu sekitar satu atau dua jam saja. Kalau perlu pasang jam weker untuk mengetahui batasan waktu.
Main game kelamaan dapat berdampak buruk pada tubuh kita, karena otak yang konsentrasi penuh pada game akan mengabaikan kegiatan penting atau kebutuhan tubuh seperti makan, minum, ibadah, mandi, tidur, istirahat, olahraga, bersosialisasi, dan lain sebagainya. Terkadang orang baru sadar setelah main game terasa pusing.
2. Jangan Main Game Tiada Akhir
Usahakan, pilih game yang tidak bikin kita kecanduan untuk memainkannya berbulan-bulan dan bertahun-tahun dan menghabiskan banyak waktu seharian untuk memainkannya agar menghasilkan game yang baik.
Tentu saja hal itu akan membatasi kita untuk mengetahui game-game baru lain, membuat penasaran terus, dan kadang bisa merasa malu jika status account game yang kita mainkan memiliki hasil yang rendah dibanding gamer lain. Alangkah baiknya jika kita gunakan waktu yang ada untuk kegiatan lain.
3. Hindari Game Sulit yang Memancing Emosi
Game yang susah terkadang bikin kita kesal dan akhirnya emosi dan marah-marah nggak jelas. Pencetan dan joystick pun bisa jadi sasaran kalau lagi kalap dan bisa dibanting, dipukul, diinjak, dan beragam tindak kejam lainnya.
Tidak hanya mesin konsol atau komputer PC/laptop saja yang jadi rusak. Tangan, kaki dan badan pun bisa sakit kalau melakukan tindak kekerasan pada benda mati yang keras dan padat. Hentikan main game jika sudah emosi dan langsung nonton teve untuk meredam amarah.
4. Mainkan Game yang Mengasah Otak
Ada banyak game yang bisa meningkatkan kemampuan berpikir otak kita seperti game puzzle, game kasus, game ingatan, game strategi, dan sebagainya. Ada juga game yang lucu bisa menghibur kita saat memainkannya.
Analisa game yang Anda mainkan, apakah dapat memberikan dampak positif serta bisa memberi hiburan atau kemampuan berpikir. Jika tidak memberikan apapun, berarti game itu hanya membuang waktu Anda saja.
5. Ajak Orang Lain Main Bersama
Main game beramai-ramai jauh lebih baik daripada main sendirian. Dengan mengajak teman, keluarga, tetangga, pacar, dan sebagainya main game kita akan mempererat hubungan kita dengan orang lain. Tentunya, selama game yang dimainkan cocok untuk dimainkan bersama-sama dan tidak bikin emosi.
Main game sendirian saja akan menghilangkan jiwa sosial kita dan dapat mengurangi jumlah teman kita dari waktu ke waktu. Teman kenalan dari main game online bukan teman nyata karena orang itu, bisa jadi, tidak jujur pada kita. Teman di kehidupan nyata jauh lebih berharga daripada teman maya.
6. Jangan Main Judi
Game yang melibatkan taruhan uang di dalamnya bisa dibilang judi. Jaman sekarang, game itu hadir dalam bentuk game elektronik seperti bola tangkas, judi kartu, game koin, dan game lainnya yang bisa dimainkan secara online dan bebas beredar di internet.
Judi bisa bikin kita miskin mendadak. Judi online, misalnya, semua sudah di-setting. Bandar tidak akan pernah rugi karena sistem sudah menetapkan berapa keuntungan bandar. Semua merugikan kita. Sebab, selain dosa, main game judi juga bisa bikin kita lupa waktu, lupa keluarga, dan pastinya, lupa sama Tuhan.
7. Jangan Hamburkan Uang
Sayangi uang Anda dan sebaiknya ditabung untuk bekal masa depan dan untuk jaga-jaga saat nggak punya duit. Hitung semua pengeluaran dari nge-game, seperti ongkos transpor, listrik, akses internet, makanan, minuman, bayar rental, dan lain-lain.
Hitung juga nilai waktu yang Anda buang percuma untuk main game seandainya waktu itu anda pakai untuk kegiatan yang menghasilkan.
Ada orang yang suka main game untuk mengejar hadiah tiket/kupon untuk ditukarkan dengan hadiah yang nilainya jauh lebih rendah dari uang yang telah kita keluarkan untuk main game. Hitung penghematan jangka panjang yang dapat anda lakukan jika semua uang itu Anda kumpulkan.
8. Jangan Main Game Bajakan
Bayangkan orang-orang yang sudah susah payah membuat game dengan modal uang besar, otak pikiran yang terkuras habis, serta tenaga dan keringat selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
Kita tinggal seenaknya beli game copy-an dari tukang bajak dengan harga yang sangat murah. Pengembang game tidak dapat apa-apa, penjahat tukang baja game dapat uang besar dan kaya raya. Kita pun akhirnya dapat dosa.
Kalau tidak punya uang banyak, usahakan tidak memainkan game komersial yang didistribusikan secara tidak gratis. Cari game-game yang bersifat free alias gratis lisensinya. Di internet kita bisa download game gratis, demo, dan game yang bisa dimainkan secara online langsung di internet tanpa menginstal game-nya.
9. Sayangi Tubuh Anda
Jika suatu game membuat kita pusing karena sudut pandang game yang tidak sesuai dengan kemampuan otak kita, segera hentikan dan jangan mainkan lagi. Buat apa kita main game tapi membuat badan kita menjadi sakit.
Bisa jadi game yang dimainkan bikin pegal, capek dan lemas jika dimainkan terlalu lama. Bisa juga bikin jari tangan kita sakit dan banyak keluhan tubuh lainnya. Intinya kita harus mengetahui batasan ketahanan tubuh kita pada game yang ada. Jangan terlalu banyak main game yang tidak bagus untuk tubuh kita.
Sementara itu meski memiliki dampak positif dari penggunannya, game juga memiliki dampak negative bagi mereka, seperti: menurunnya prestasi belajar mereka karena seringnya bermain game tanpa belajar yang merupakan pekerjaan pokok dan utama mereka sebagai pelajar, tingginya tingkat kemalasan bagi para pecandu game, bayangkan saja jika mereka bermain hingga larut malam sehingga mereka malas bangun pagi dan sering terlambat berangkat sekolah, lemahnya kesehatan mereka dikarenakan jarang mengkonsumsi makanan yang memiliki karbohidrat dan protein, fenomena yang terjadi pada penggemar game adalah mereka lebih suka bermain game hingga berjam – jam hingga lupa untuk makan yang mengakibatkan lemahnya kesehatan mereka, Rendahnya tingkat spiritual para pengguna game, yang mana mereka lebih sering bermain game sehingga mereka lupa untuk menjalankan ibadah yang di syari’atkan oleh agama mereka, serta dampak – dampak negatif lainnya.
Selain itu banyak game electronik yang bukan sekedar hiburan yang canggih. Memang,permainan itu menguji keterampilan dan mengurangi kebosanan. tapi bukan itu saja, game electronik dapat mempertajam refleksi, dan penelitian menunjukan bahwa bermain game elecktronik dapat meningkatkan atensi visual. ada game bahkan mengasah kemampuan otak, matematika dan membaca. dan banyak game terbaru juga menyediakan ruang obrolan berbagai topik, bahkan di sekolah itu bisa jadi bahan pembicaraan yang menarik dengan teman teman.
Nah, untuk mendapatkan dampak baik secara maksimal dan memperkecil dampak buruk dari main game, ada beberapa tips yang dapat anda lakukan, seperti di bawah ini:
1. Batasi Waktu Main Game
Kalau sudah enak main game biasanya orang lupa waktu untuk berhenti dan melakukan kegiatan berguna lain. Di awal main game tetapkan waktu sekitar satu atau dua jam saja. Kalau perlu pasang jam weker untuk mengetahui batasan waktu.
Main game kelamaan dapat berdampak buruk pada tubuh kita, karena otak yang konsentrasi penuh pada game akan mengabaikan kegiatan penting atau kebutuhan tubuh seperti makan, minum, ibadah, mandi, tidur, istirahat, olahraga, bersosialisasi, dan lain sebagainya. Terkadang orang baru sadar setelah main game terasa pusing.
2. Jangan Main Game Tiada Akhir
Usahakan, pilih game yang tidak bikin kita kecanduan untuk memainkannya berbulan-bulan dan bertahun-tahun dan menghabiskan banyak waktu seharian untuk memainkannya agar menghasilkan game yang baik.
Tentu saja hal itu akan membatasi kita untuk mengetahui game-game baru lain, membuat penasaran terus, dan kadang bisa merasa malu jika status account game yang kita mainkan memiliki hasil yang rendah dibanding gamer lain. Alangkah baiknya jika kita gunakan waktu yang ada untuk kegiatan lain.
3. Hindari Game Sulit yang Memancing Emosi
Game yang susah terkadang bikin kita kesal dan akhirnya emosi dan marah-marah nggak jelas. Pencetan dan joystick pun bisa jadi sasaran kalau lagi kalap dan bisa dibanting, dipukul, diinjak, dan beragam tindak kejam lainnya.
Tidak hanya mesin konsol atau komputer PC/laptop saja yang jadi rusak. Tangan, kaki dan badan pun bisa sakit kalau melakukan tindak kekerasan pada benda mati yang keras dan padat. Hentikan main game jika sudah emosi dan langsung nonton teve untuk meredam amarah.
4. Mainkan Game yang Mengasah Otak
Ada banyak game yang bisa meningkatkan kemampuan berpikir otak kita seperti game puzzle, game kasus, game ingatan, game strategi, dan sebagainya. Ada juga game yang lucu bisa menghibur kita saat memainkannya.
Analisa game yang Anda mainkan, apakah dapat memberikan dampak positif serta bisa memberi hiburan atau kemampuan berpikir. Jika tidak memberikan apapun, berarti game itu hanya membuang waktu Anda saja.
5. Ajak Orang Lain Main Bersama
Main game beramai-ramai jauh lebih baik daripada main sendirian. Dengan mengajak teman, keluarga, tetangga, pacar, dan sebagainya main game kita akan mempererat hubungan kita dengan orang lain. Tentunya, selama game yang dimainkan cocok untuk dimainkan bersama-sama dan tidak bikin emosi.
Main game sendirian saja akan menghilangkan jiwa sosial kita dan dapat mengurangi jumlah teman kita dari waktu ke waktu. Teman kenalan dari main game online bukan teman nyata karena orang itu, bisa jadi, tidak jujur pada kita. Teman di kehidupan nyata jauh lebih berharga daripada teman maya.
6. Jangan Main Judi
Game yang melibatkan taruhan uang di dalamnya bisa dibilang judi. Jaman sekarang, game itu hadir dalam bentuk game elektronik seperti bola tangkas, judi kartu, game koin, dan game lainnya yang bisa dimainkan secara online dan bebas beredar di internet.
Judi bisa bikin kita miskin mendadak. Judi online, misalnya, semua sudah di-setting. Bandar tidak akan pernah rugi karena sistem sudah menetapkan berapa keuntungan bandar. Semua merugikan kita. Sebab, selain dosa, main game judi juga bisa bikin kita lupa waktu, lupa keluarga, dan pastinya, lupa sama Tuhan.
7. Jangan Hamburkan Uang
Sayangi uang Anda dan sebaiknya ditabung untuk bekal masa depan dan untuk jaga-jaga saat nggak punya duit. Hitung semua pengeluaran dari nge-game, seperti ongkos transpor, listrik, akses internet, makanan, minuman, bayar rental, dan lain-lain.
Hitung juga nilai waktu yang Anda buang percuma untuk main game seandainya waktu itu anda pakai untuk kegiatan yang menghasilkan.
Ada orang yang suka main game untuk mengejar hadiah tiket/kupon untuk ditukarkan dengan hadiah yang nilainya jauh lebih rendah dari uang yang telah kita keluarkan untuk main game. Hitung penghematan jangka panjang yang dapat anda lakukan jika semua uang itu Anda kumpulkan.
8. Jangan Main Game Bajakan
Bayangkan orang-orang yang sudah susah payah membuat game dengan modal uang besar, otak pikiran yang terkuras habis, serta tenaga dan keringat selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
Kita tinggal seenaknya beli game copy-an dari tukang bajak dengan harga yang sangat murah. Pengembang game tidak dapat apa-apa, penjahat tukang baja game dapat uang besar dan kaya raya. Kita pun akhirnya dapat dosa.
Kalau tidak punya uang banyak, usahakan tidak memainkan game komersial yang didistribusikan secara tidak gratis. Cari game-game yang bersifat free alias gratis lisensinya. Di internet kita bisa download game gratis, demo, dan game yang bisa dimainkan secara online langsung di internet tanpa menginstal game-nya.
9. Sayangi Tubuh Anda
Jika suatu game membuat kita pusing karena sudut pandang game yang tidak sesuai dengan kemampuan otak kita, segera hentikan dan jangan mainkan lagi. Buat apa kita main game tapi membuat badan kita menjadi sakit.
Bisa jadi game yang dimainkan bikin pegal, capek dan lemas jika dimainkan terlalu lama. Bisa juga bikin jari tangan kita sakit dan banyak keluhan tubuh lainnya. Intinya kita harus mengetahui batasan ketahanan tubuh kita pada game yang ada. Jangan terlalu banyak main game yang tidak bagus untuk tubuh kita.
Nah
sekarang bagaimana cara kita menanggapi dampak tersebut. “Sedia
payung sebelum hujan” merupakan peribahasa yang tepat bagi kita
dalam menanggapi permasalahan ini. Maksud dari sedia
payung sebelum hujan
dalam konteks ini adalah bagaimana kita mencari cara atau mencegah
dampak negatif dari game online tersebut?
Mencegah
Dampak Game Online
Untuk
serta merta mencegah seorang anak bermain game online tentu bukan
pekerjaan mudah. Fasilitas internet yang banyak tersedia di
mana-mana, salah satunya warung internet, menjadikan anak bisa
mengakses internet dari mana saja.
Tidak
selalu harus bermain di rumah, anak bisa mencuri waktu sepulang
sekolah dengan mengunjungi arena game online atau warung internet
yang ada di sekitar sekolah mereka.
Untuk
itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua. Di antaranya :
1.
Bekerjasama
dengan guru di sekolah untuk turut memantau perkembangan belajar
siswa.
2.
Menjalin
komunikasi informal agar seorang anak bisa terbuka pada orang tua,
sehingga orang tua bisa memberikan pendidikan pada seorang anak tanpa
sang anak merasa dihakimi.
3.
Belajarlah
tentang game online. Sehingga Anda bisa berdiskusi dengan anak Anda
tentang permainan tersebut. Jika ini bisa terjadi, anak tidak akan
perlu mencari pelarian dengan kawan-kawannya untuk sekedar berdiskusi
tentang permainan game online. Sehingga anak bisa lebih betah di
rumah karena bisa mendapatkan kawan mengobrol yang memahami dunia
mereka.
4.
Berikan
waktu khusus bermain game online, dan tegasi anak Anda untuk tidak
bermain di luar waktu yang sudah disepakati. Ini menunjukkan bahwa
Anda tidak sekedar melarang, namun memberikan kelonggaran. Di sisi
lain Anda mengajarkan anak Anda untuk bertanggung jawab pada waktu
yang dimilikinya.
Dari permasalahan
ini dapat kita simpulkan bahwa pengaruh atau dampak dari game online
terhadap perilaku remaja banyak menimbulkan dampak negatif. game juga
memiliki dampak negatif bagi para remaja, seperti: menurunnya
prestasi belajar mereka karena seringnya bermain game tanpa belajar
yang merupakan pekerjaan pokok dan utama mereka sebagai pelajar,
tingginya tingkat kemalasan bagi para pecandu game, bayangkan saja
jika mereka bermain hingga larut malam sehingga mereka malas bangun
pagi dan sering terlambat berangkat sekolah, lemahnya kesehatan
mereka dikarenakan jarang mengkonsumsi makanan yang memiliki
karbohidrat dan protein, fenomena yang terjadi pada penggemar game
adalah mereka lebih suka bermain game hingga berjam–jam hingga lupa
untuk makan yang mengakibatkan lemahnya kesehatan mereka, Rendahnya
tingkat spiritual para pengguna game, yang mana mereka lebih sering
bermain game sehingga mereka lupa untuk menjalankan ibadah yang di
syari’atkan oleh agama mereka, serta dampak – dampak negatif
lainnya. Maka dari itu kita harus bisa menyeimbangkan semua kegiatan
yang kita lakukan. Mulai dari ibadah, belajar, bekerja, istirahat,
makan, minum, dan smua kegiatan yang kita lakukan setiap harinya. Hal
ini sangat penting karena keseimbangan dalam segala sesuatu
akan memperlancar kita dalam menjakankan segala aktifitas. Tidak
berlebihan merupakan unsur lain yang juga harus diperhatikan dalam
mengerjakan sesuatu. Selain segala sesuatu yang dilakukan dengan
berlebihan tidak disukai Allah S.W.T . berlebihan juga dapat
menimbulkan efek yang tidak baik bagi diri kita. Sebagai contoh jika
kita berlebihan memakan buah durian, maka efek yang akan kita rasakan
adalah kepala pening dan rasa mual.
Pesan
dari saya, jika kita akan melakukan kegiatan apapun, kita harus
memikirkan terlebih dahulu dampak yang akan kita dapatkan jika
melakukan kegiatan tersebut. Hindari perbuatan berlebihan, dan
jagalah keseimbangan dalam hal apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar